Categories
bencana

7. Banjir Bandang di Demak

Pada 8 Februari 2025, banjir bandang menerjang wilayah Demak setelah hujan deras, membuat sungai meluap dan memengaruhi permukiman padat penduduk.

Air naik dengan cepat hingga membuat warga tidak sempat menyelamatkan harta benda, dan beberapa desa terendam hingga lebih dari satu meter.

BPBD Demak mencatat 547 jiwa mengungsi ke berbagai lokasi aman seperti balai desa, musala, pondok pesantren, hingga rumah warga yang tidak terdampak.

Banyak keluarga membawa barang seadanya karena banjir datang secara tiba-tiba. Para lansia dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan selama masa tanggap darurat.

Secara keseluruhan, 21 desa di tiga kecamatan masih terendam air pada hari pertama banjir. Total warga terdampak mencapai 56.785 jiwa, sementara lebih dari 4.500 rumah tergenang air.

Kondisi ini membuat aktivitas harian lumpuh dan akses logistik terhambat. Di Desa Prampelan, ketinggian air mencapai 30 cm hingga lebih dari satu meter.

Warga harus menggunakan perahu untuk berpindah lokasi. Bencana ini menunjukkan bahwa wilayah pesisir Demak semakin rentan banjir, terutama ketika hujan ekstrem terjadi bersamaan dengan pasang laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *